Hijau

Hijau menyejukan...

Wednesday, March 01, 2006

Dia (He’s/She’s) Gak Tertarik Ama Loe

Pernah bahkan sering kita mengalami apa yang disebut dengan “kencan pertama” dengan seseorang. After that…dia sering kirim sms ke elo dengan kata2 manisnya, bahkan dia sering kirim e-mail ke elo dan telpon2 elo. Elo pun akhirnya klepek-klepek.
Menjelang weekend sms, e-mail & telpon itu gak ada dari dia lagi. Loe pun bingung, loe mencoba untuk ngirim sms ke dia. Dengan pertanyaan:

Loe : “Hai pa kabar?, mau kemana weekend ini?”.
Dia : “Baik, gak kemana-mana”.
Loe : “Oh OK” [Berharap untuk diajak]

Nah..intinya apa???

Dia Gak Tertarik Ama Loe!!!

Kasus lain: Loe dan dia udah sering jalan bersama, nonton bareng, ke cafe bareng, shoping bareng dll. Tapi loe masih berharap kapan kah dia akan mengucapkan cintanya ke elo. Loe berharap bahkan cukup yakin klo dia udah suka mungkin bisa disebut dia lah soulmate elo. Dan waktu yang ditunggu-tunggu itu gak pernah ada juga. Dia gak pernah bilang gimana status hubungan elo ini sama dia.

Klo menurut gw sih, loe gak usah nanya gimana status hubungan elo ama dia. Dari pada loe kecewa, mending gak usah nanya kan?.

Kembali ke masalah tadi, dia udah sering jalan bareng ama elo, loe berharap dia suka ama loe. Itu SALAH BESAR!!!. Klo dia hanya begitu2 saja, ya…anggap aja itu teman hang out. Jangan berharap banyak.

Nah..intinya apa???

Dia Gak Tertarik Ama Loe!!!

Mau cerita yang lain???. Gini..misalkan loe dan dia udah pernah ML. Loe merasa senang dan puas dengan gaya ML nya itu. Menurut elo dia juga baik orangnya. Setelah ML berlanjut, sms dia gak ada sekalipun dikirim ke elo. Tapi setelah satu minggu, tiba2 loe dapat sms dari dia. Bunyinya….

SMS dari dia : “Hai..pa kabar?, kok gak ada kabarnya”?.

Apa intinya???

Dia Gak Tertarik Ama Loe!!!

So loe jangan berharap meski MLnya udah benar2 extravaganza yang akhirnya bikin loe puas banget. Jangan!!!. Dia Gak Tertarik Ama Loe!!!!!
Hati2 dengan cerita gw yang satu ini. Gw punya teman, dia play boy abis.
Dia selalu punya planning untuk ketemuan di weekend. Teman kencan yang diajaknya buat weekend adalah orang yang benar2 dia suka. Jika dia ketemu orang yang benar2 dia suka bgt, dia akan buat planning jauh-jauh hari sebelum weekend dengan calon kencannya itu. Seandainya calon kencannya itu gak bisa, teman gw ini bakal cari “cadangan” kedua untuk diajak kencan di weekend. Jika masih gak bisa juga, dan weekend sudah di depan mata. Tiba-tiba dia ajak elo. Misal kan elo pun suka bgt ama teman gw ini. Dengan secepat kilat loe langsung reply sms dr teman gw ini and say YES 4 this weekend with him.

Apa yang salah???. Loe jangan GeEr dulu, karena loe adalah orang di list terakhir diajaknya untuk kencan. Makanya tadi gw bilang hati-hati dengan cerita gw ini. Dimana hati2nya itu???. Loe jangan pernah merasa melayang hingga ke langit ke tujuh, disaat ada orang yang loe suka tapi weekdays dia gak pernah sms elo, namun tiba2 pas di weekend dia sms untuk ajak ketemuan ama elo. Ingat!!! Loe ada di list terakhir Bro!!!.

Loe bisa ngeles…… mungkin selama weekdays dia sibuk bgt, jd baru weekend dia baru sms elo. Jangan percaya!!!!. Sesibuk-sibuknya orang pun, klo benar2 dia suka ama elo. Loe pasti jadi prioritas utama buat dia. Donald Trump aja bisa hold on telpon yang lain klo dia benar2 suka sama cewek dia itu. Ya kan….?????.

Nah..kembali ke cerita teman gw tadi. Klo seandainya loe pernah mengalami peristiwa itu, yakni terima sms di weekend yg sudah di depan mata dari seseorang yg loe sukai.

Apa intinya???

Dia Gak Tertarik Ama Loe
Dia Gak Tertarik Ama Loe
Dia Gak Tertarik Ama Loe


Udah..itu aja.

Tuesday, February 28, 2006

Bingung..Mau Nulis Apa???

Hari ini adalah hari terakhir di bulan Februari 2006, dan pada saat gw nulis di blog ini tinggal 47 menit lagi masuk ke bulan baru....bulan Maret.

Ini adalah hari yg ke-3 sejak gw punya bikin blog. Dan hingga saat ini pun gw juga gak tau apa yg mesti harus gw ketik di blog ini.


Myspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter Graphics...

Sudah cukup banyak blog lain yang sudah gw baca. Ada yg penuh inspirasi, ada yang lucu, ada yang garing, ada yang biasa2 saja, ada yg curhat, ada yg menjadikan blognya sebagai public diary, ada yg nulis puisi, ada yang nulis tentang hobbynya, ada lagi isinya tentang persahabatan, ada lagi yang nulis "the other side"nya yg akhirnya harus memakai sedikit bahasa dengan makna bukan denotasi bahkan konotasi...whatever lah.

*sigh*

Yang diatas tadi belum semua. Karena masih buanyaaaaak lagi blogger lain yang bikin blog dengan cerita masing2.

Nah sekarang gw....

Apa mungkin gw harus tulis peristiwa2 dari gw bangun tidur, ke kantor, lunch, kerjaan yg numpuk, ngantuk di kantor, pulang kantor, macet, nonton tv, dengerin iPod, baca koran, ngerokok, ketawa2 dengan teman2, dengerin curhat teman, hingga malam menjelang gw tidur??????. Apa kah mungkin??. Hehehe...me no like it deh.

Gak gw bgt harus ketik atau nulis itu di blog ini. Kesannya..ini jadi My Diary dong. Lucu juga ya...laki kok punya diary?. Gak kebayang Bo'!!. [walah!!!]

Atau gw harus cerita tentang liburan + fotonya????? [liburan gw juga jarang]. Me no like it juga klo gw harus seperti itu. Tulis enak nya perjalanan selama liburan...

*sigh again*

Lagian gw bukan agen travel yg mempromosikan tempat2 wisata. Ceritaiin tentang restoran atau Cafe???. *ngakak*, gw kan bukan si tukang makan!! [meski perut udh mulai nongol nih].

Myspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter GraphicsMyspace Glitter Graphics, MySpace Graphics, Glitter Graphics...

Gw juga gak mau nulis yg sedih2 di blog ini. Sesuai judul blog gw dong "Hijau"...Hijau menyejukan... :) So gw gak mau ada kisah sedih dalam blog gw ini. Diminimalisir, toh klo masih ada juga.

JADI MAU NULIS APA????.

Kesimpulannya : Nulis di blog gak usah dipaksa, klo emang belum ada yang mau ditulis...ya...jangan nulis!!!. Toh ide biasanya muncul disaat yang tidak diduga2.

Akhirnya...."Selamat Nulis di Blog".

Sunday, February 26, 2006

Pohon Apel dan Anak Laki-laki

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya, memakan buahnya, tidur-tiduran di rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu. Namun Waktu terus berlalu.

Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu. "Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu. "Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya."Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu."Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih.

Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. "Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel."Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu. "Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?""Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu," kata pohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira.Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya."Ayo bermain-main lagi deganku," kata pohon apel. "Aku sedih," kata anak lelaki itu. "Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?"

"Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah."Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian."Maaf anakku," kata pohon apel itu. "Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu.""Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu," jawab anak lelaki itu. "Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat. Yang tersisa sekarang hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini," kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata."Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata anak lelaki. "Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu.""Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang."

Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya. Ini adalah cerita tentang kita semua.Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita.

Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia.

Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.

[Renungan ini disadur dari www.femaleradio.com]